Rabu, 23 Oktober 2013
Rabu, 09 Oktober 2013
HUBUNGAN ANTARA ETIKA DENGAN TEKNOLOGI INFORMASI
Etika
berasal dari kata ethos yaitu yang berarti karakter, watak kesusilaan atau
adat. Etika akan berkaitan yang dimiliki oleh individu atau kelompok untuk
menilai tindakan salah atau benar, baik atau buruk sikap seseorang.
Menurut
martin ( 1993) Etika adalah “the discpline which can act as the performance
index or reference for our control system” disiplin yang dapat bertindak
sebagai kinerja atau referensi untuk indeks sistem kendali kita
Etika
disebut juga filsafat moral yang berbicara tentang tindakan manusia. lalu apa
kaitan etika dengan teknologi informasi, di zaman yang serba canggih ini banyak
komunitas atau kelompok yang menggunakan teknologi informasi untuk mempermudah
segala urusan baik dari segi komunikasi atau dari segi bisnis, seperti contoh
jejaring sosial maupun aplikasi –aplikasi perusahaan.
Dengan
adanya teknologi seperti ini membuat manusia bisa berinteraksi dengan siapa
saja melalui dunia maya tanpa harus mengeluarkan biaya dan waktu yang lama, dan
dengan adanya teknologi website manusia bisa melihat dan menggali informasi
dari seluruh penjuru dunia, dengan kata lain tidak ada informasi yang dapat
katakan rahasia.
Atas dasar
itulah diperlunya etika yang bisa mengatur segala yang berhubungan dengan
teknologi informasi, dengan adanya etika teknologi informasi manusia dapat
melihat aturan – aturan yang tidak mutlak namun dapat diemban sebagai pedoman
bagi pekerja teknologi informasi.
Sebagai
contoh yang negatif :
1. Larangan
mengakses data tanpa izin.
2. Larangan meng-crack
aplikasi
3. Larangan
mengakses situs yang tidak layak.
4. Pembajakan
Dll
Sebagai
contoh yang positif :
1. Menshare ilmu
– ilmu yang bermamfaat buat orang lain.
2. Menginfokan
hal – hal yang berguna.
·
Info lowongan kerja.
·
Info resep –resep masakan dll
3. Mempermudah
pekerjaan
Langganan:
Postingan (Atom)