Rabu, 09 Oktober 2013

HUBUNGAN ANTARA ETIKA DENGAN TEKNOLOGI INFORMASI

Etika berasal dari kata ethos yaitu yang berarti karakter, watak kesusilaan atau adat. Etika akan berkaitan yang dimiliki oleh individu atau kelompok untuk menilai tindakan salah atau benar, baik atau buruk sikap seseorang.
Menurut martin ( 1993) Etika adalah “the discpline which can act as the performance index or reference for our control system” disiplin yang dapat bertindak sebagai kinerja atau referensi untuk indeks sistem kendali kita
Etika disebut juga filsafat moral yang berbicara tentang tindakan manusia. lalu apa kaitan etika dengan teknologi informasi, di zaman yang serba canggih ini banyak komunitas atau kelompok yang menggunakan teknologi informasi untuk mempermudah segala urusan baik dari segi komunikasi atau dari segi bisnis, seperti contoh jejaring sosial maupun aplikasi –aplikasi perusahaan.
Dengan adanya teknologi seperti ini membuat manusia bisa berinteraksi dengan siapa saja melalui dunia maya tanpa harus mengeluarkan biaya dan waktu yang lama, dan dengan adanya teknologi website manusia bisa melihat dan menggali informasi dari seluruh penjuru dunia, dengan kata lain tidak ada informasi yang dapat katakan rahasia.
Atas dasar itulah diperlunya etika yang bisa mengatur segala yang berhubungan dengan teknologi informasi, dengan adanya etika teknologi informasi manusia dapat melihat aturan – aturan yang tidak mutlak namun dapat diemban sebagai pedoman bagi pekerja teknologi informasi.
Sebagai contoh yang negatif :
1.       Larangan mengakses data tanpa izin.
2.       Larangan meng-crack aplikasi
3.       Larangan mengakses situs yang tidak layak.
4.       Pembajakan
Dll

Sebagai contoh yang positif :
1.       Menshare ilmu – ilmu yang bermamfaat buat orang lain.
2.       Menginfokan hal – hal yang berguna.
·         Info lowongan kerja.
·         Info resep –resep masakan dll
3.       Mempermudah pekerjaan